Halaman

Jumat, 12 Januari 2018

Cara Membuat Cerpen



Hai gays, ini blog pertamaku, di blog pertamaku ini aku akan membagikan sedikit cara membuat cerpen yang baik. Nah, sebelumnya aku mau tanya cerpen itu apa sih? yak, Cerpen merupakan salah satu jenis karya sastra yang memaparkan kisah atau cerita mengenai manusia beserta seluk beluknya lewat tulisan pendek dan singkat.

Sejujurnya membuat cerpen itu susah - susah gampang karena dibatasi jumlah kata yang lebih sedikit. Namun juga gampang tidak membutuhkan waktu yang lama. Secara umum cerpen dikelompokkan menjadi dua jenis berdasarkan motivasinya yaitu, membuat cerpen untuk pribadi dan membuat cerpen untuk komersil.

Satu hal yang perlu kalian ingat dan pahami. Baik cerpen pribadi dan komersil, keduanya harus ditulis dengan baik. Oleh karena itu, untuk membuat cerpen yang bagus perlu membutuhkan langkah untuk membagun cerita yang bagus.Langkah - langkah ini sangat cocok bagi penulis senior dan pemula.

  

1. Memilih Tema Cerpen.

Tema adalah sebuah gagasan pokok yang mendasari dari jalan cerita sebuah cerpen. Tema biasanya dapat langsung terlihat jelas di dalam cerita atay tersurat dan tidak langsung, dimana si pembaca harus teliti dan dapat menyimpulkan sendiri atau tersirat. 

  • Tema yang bagus adalah tema spesifik, bukan sekedar ide saja.
  • Misalnya tentang seorang anak yang selalu mengejar senja di sore hari.
  • Pikirkan dan tulis penggalan yang akan terjadi pada cerpen. Tulislah secara singkat sehingga menjadi point - point adegan.  
 

2. Menciptakan Tokoh Dan Penokohan.

Tokoh dan penokohan dalam cerpen tidak sama dengan novel. Posisi tokoh dalam cerpen hanya sekilas. Buat juag penokohan yang unik sesuai dengan tema.  Metode penokohan ada 2 (dua) macam diantaranya:

Metode analitik adalah suatu metode penokohan dengan cara memaparkan atau menyebutkan sifat tokoh secara langsung.
Metode dramatik adalah suatu metode penokohan dengan cara memaparkannya secara tidak langsung. 


  • Buatlah tokoh yang bisa diingat pembaca. Buat juga penokohan yang unik sesuai dengan tema.
  • Tokoh dan penokohan yang baik akan membuat tema dan alur cerita terbangun dengan baik.
  •  Hindari diskripsi penokohan yang terlalu panjang. 
 

3. Membangun Alur Cerita.

Dalam membuat cerpen yang bagus, alur cerita yang dibuat harus jelas. Secara garis besar, alur merupakan urutan tahapan jalannya cerita, antara lain : pembukaan > muncul konflik atau suatu permasalahan > peningkatan konflik > puncak konflik (klimaks) > penurunan konflik > selesaian. 

4. Menghadirkan Latar.

Latar / setting sangat berkaitan dengan tempat atau latar, waktu, dan suasana dalam cerpen tersebut. 

  • Diskripsikan latar dengan baik. Gunakan diksi yang mengikat.
  • Jangan terlalu berlebihan mendefinikasikan setting. Hal itu dapat membuah pembaca bosan.
 

 5. Buat Dialog Yang Kuat.

Cerpen yang baik adalah cerpen yang mempunyai kehidupan sendiri. kehidupan tersebut terlihat dari dialog yang ada didalamnya.  

  • Gunakan kalimat yang efektif.
  • Ciptakan dialog yang dapat mempengaruhi emosianalitas pembaca.
  • Hindari penggunaan dialog yang berlebihan. 
 
 

 

 

 



         


Organizational Experience

Organizational Experience Nama saya Desita Milasari saya ingin menceritakan pengalaman saya dalam mengikuti organisasi. Menurut say...